Senin, 24 November 2014

Mushoku Tensei v2 prolog

[V2 Prolog]



Saat ini aku sedang berlari.

Aku melarikan diri dengan sekuat tenaga dari cakaran hewan buas itu.

Aku melarikan diri dengan segenap konsentrasiku, dan hatiku benar-benar dipenuhi oleh rasa takut.

Melalui tangga. Menyeberangi halaman. Terkadang menggunakan sihir untuk melompat ke atap. Terkadang jatuh.

[Dimana kamu?!]

Dia berteriak sambil terus mengejarku.

Senin, 17 November 2014

Mushoku Tensei 11.5

[Chapter Spesial]



Namaku adalah Zenith Greyrat.

Aku lahir di negeri suci Milis. Milis adalah sebuah negara dengan sejarah yang panjang. Sangat cocok bila orang mendeskripsikan negara itu sebagai negara yang indah namun kaku.

Aku lahir sebagai putri kedua dari keluarga bangsawan di negeri itu.

Pada masa itu, aku tumbuh layaknya bunga di dalam rumah kaca. Aku pikir bahwa semua hal yang aku lihat di sekelilingku adalah seluruh dunia. Begitulah kebodohanku.

Meskipun agak aneh rasanya kalau aku sendiri yang mengatakan ini, tapi aku merasa kalau aku adalah anak yang baik.

Tak pernah melawan permintaan dari orang tuaku, dan di sekolah aku mendapat nilai yang sangat bagus.

Sabtu, 15 November 2014

Mushoku Tensei 11

[Web Novel 11] Perpisahan

Sudah sebulan berlalu sejak aku memberitahu Paul kalau aku ingin bekerja.

Hari ini, Paul menerima surat.

Aku merasa sebuah jawaban akan segera diberikan kepadaku, jadi aku mempersiapkan diriku.

Kemungkinan besar dia akan memberikan jawaban itu setelah latihan berpedang, setelah makan siang, atau mungkin saat makan malam.

Saat aku memikirkan itu, aku melanjutkan latihan berpedangku dengan sungguh-sungguh.

Kamis, 13 November 2014

Mushoku Tensei 10


[Web Novel 10] Hambatan

Usiaku sekarang 7 tahun.

Kedua adikku, Norn dan Aisha, tumbuh dengan tanpa masalah.

Mereka menangis ketika mereka ngompol, BAB, lapar, atau ketika mereka merasa ada sesuatu yang salah. Mereka bahkan menangis sekalipun tak ada yang salah.

Menangis di malam hari itu wajar. Menangis di pagi hari itu wajar. Mereka menangis lebih keras di siang hari.

Mental Paul dan Zenith runtuh dengan cepat.

Tapi hanya Lilia yang masih penuh dengan energi dan berkata:

[Ini yang benar, ini baru namanya merawat anak-anak! Merawat Tuan Muda Rudeus benar-benar terlalu mudah! Kamu tak bisa menyebut itu merawat anak-anak!]

Minggu, 12 Oktober 2014

Mushoku Tensei 9


[Web Novel 9] Rapat Darurat Keluarga

Zenith didiagnosa tengah dalam masa kehamilan. Adik cowok atau cewek ku akan segera lahit.

Anggota keluarga akan bertambah. Yosh~ Rudi-chan!!

Selama beberapa tahun ini Zenith merasa gelisah.

Di masa lalu, dia akan mengeluh dan curiga apakah dirinya tak bisa memiliki anak lagi, namun sekitar 1 bulan yang lalu, ia mulai merasakan perubahan di tubuhnya. Ia menjadi lebih gampang capek, mual, muntah, dan lain-lain. Itu adalah tanda-tanda kehamilan yang biasa muncul. Karena dia masih mengingat perasaan seperti itu, ia pergi mengunjungi dokter dan didiagnosa bahwa dirinya sedang dalam masa kehamilan. Pada dasarnya, tebakannya tak salah.

Keluarga Greyrat benar-benar senang atas berita itu.

Kalau yang lahir cowok, namanya ini. Kalau yang lahir cewek, namanya itu. Bagaimana pembagian kamar, dan juga tentang bagaimana adikku yang akan lahir bisa menggunakan pakaianku yang lama.

Jumat, 10 Oktober 2014

Mushoku Tensei 8

[Web Novel 8] Insensitif


Umurku sekarang 6 tahun.

Tak ada banyak perubahan dalam gaya hidupku.

Aku berlatih ilmu pedang di pagi hari. Kalau aku sedang tak ada kerjaan di siang hari, aku akan menginvestigasi daerah sekeliling atau latihan sihir di bukit yang ada pohon besarnya.

Mempercepat ayunan pedang dengan meledakkan angin, menciptakan gelombang agar tubuhku bisa berubah arah dengan tajam, menciptakan pasir hisap untuk mengganggu langkah lawan…

Beberapa orang mungkin berpikir bahwa ilmu pedang tak akan menjadi lebih baik bila mereka terus-terusan menggunakan teknik kotor.

Mushoku Tensei 7

[Web Novel 7] Teman


Aku memutuskan untuk mencoba pergi keluar rumah.

Tidaklah mudah bagi Roxy untuk membawaku pergi keluar. Hal itu tak boleh disia-siakan.

[Ayah. Bisakah aku pergi keluar untuk bermain?]

Pada suatu hari, aku bertanya pada Paul sambil membawa ensiklopedia tumbuh-tumbuhan.

Anak-anak seumuranku sekarang biasanya akan pergi ke tempat yang entah dimana dalam sekejap mata.

Meskipun aku tidak akan pergi terlalu jauh, tapi tidak memberi tahu seseorang terlebih dahulu akan membuat orang tuaku khawatir.